oleh

DAUN TAMBORA. SIMAK MANFAATNYA YUK!

asaltahuaja.com – Jakarta. Sobat tahu, sudah tahu belum? Tanaman ini memiliki nama panggilan yang cukup keren, Tambora. Namun hidupnya dapat dengan mudah dijumpai di sekitar pematang sawah ataupun tanah sedikit berair dan subur ketika ladang dibuka.

Daun ini dapat dengan mudah ditemukan di padang rumput bekas tebangan ladang, atau dihalaman rumah yang berlimpah air tetapi tidak tergenang air dan mendapatkan sinar matahari langsung. Tanaman ini  menyukai  cahaya yg banyak tapi tidak tahan panas karena dapat membuat daunnya kecokelatan.

banner 400x130

Bentuk daunnya seperti bulat terkadang ada yg berbentuk seperti hati, pinggirnya bergerigi, berbulu dan berwarna hijau segar kekuningan, jika tambora  tumbuh di tempat yang terlalu banyak sinar matahari.

Tambora juga memiliki bunga walaupun  kecil berwarna  putih yang bergerombol seolah-olah hanya kumpulan bulu. Bulu-bulu inilah sebagai perbanyakan pohon tambora secara alami  dengan bantuan angin dan serangga.

Bagi masyarakat Dayak di Kaltim, daun tambora dikenal sebagai obat herbal yang mampu membantu penyembuhan maag pada lambung dan juga membantu percepatan pemulihan pasca melahirkan.

Daun Tambora dapat membantu penyembuhan penyakit maag yang telah parah, bisa juga untuk menyembuhkan penyakit TBC dan mengobati luka dalam di lambung dan usus.

Bagi anak-anak Dayak, daun tambora juga dapat menjadi antibiotik ketika mereka mengalami luka gores saat bermain. Caranya cukup unik yaitu dengan melumatkan daun tambora dan memberinya sedikit air liur sebagai perekat dan menempelkannya di luka yang dialami.

Anak-anak tersebut percaya bahwa daun tambora dapat mempercepat penyembuhan, mengurangi rasa sakit dan tidak menambah parah luka karena tambora juga berfungsi sebagai antibiotik alami.

Ada banyak resep rahasia pengolahan daun tambora yang digunakan oleh masyarakat Dayak, terutama Dayak Modang di Kutai Timur. Tetapi cara yang paling praktis adalah dengan mengkonsumsi air rebusannya.

Biasanya untuk penyakit maag dan pasca melahirkan,  mereka  mengambil segenggam daun tambora yang kemudian dicuci dan dihaluskan. Kemudian ditambahkan sedikit air matang agar dapat memeras air daun tambora keluar dan langsung diminum.

Selain itu, seorang teman yang memilik keluarga pengidap kencing manis, juga memanfaatkan daun tambora sebagai obat herbal yang diminum. Beberapa genggam daun tambora direbus bersama segelas air hingga tertisa setengahnya, lalu diminum 3 kali sehari.

Jika ada diantara pembaca yang ingin mencobanya dapat mencari tambora disekitar rumah kita. Konsumsilah secara bertahap dan rasakan reaksinya. Jika tubuh tidak merespon gejala alergi ataupun gejala-gejala lainnya, air rebusan daun tambora dapat ditingkatkan dosisnya.

Semoga tulisan ini bermanfaat disamping pengobatan medis yang dijalani. Tidak ada salahnya mencoba pengobatan herbal di alam sekitar sebagai bagian dari upaya penyembuhan yang praktis, murah dan berkhasiat.

 

Editor    : Muhammad Nuh

Sumber : vivaborneo.com

banner 400x130

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

1 komentar

News Feed